Bantu Pemberantasan Buta Huruf Al-Quran di Kampung Nelayan

0% Funded
  • Rp 50.000 Donated
  • Rp 23.000.000 Goal
  • 1 Donors

About the Campaign

Kampung Aquarium terkenal sejak 2016 ketika terjadi penggusuran massal penduduk dan dipindahkan ke beberapa lokasi. Yayasan Nirunabi mengunjungi para ibu-ibu nelayan, dan menyaksikan bahwa banyak di antara mereka belum tahu huruf hijaiyah. Meskipun muslim sejak lahir dan hidup di pinmggiran Jakarta, mereka tidak bisa membaca Al-Quran.

“Malu rasanya sudah setua ini, tetapi belum bisa membaca Al-Quran Saya ingin bisa membaca Al-Quran,” ujar Ibu Namas suatu hari kepada ustadzah Nirunabi. “Pengen bisa menghafalkan beberapa surat di Juz Amma, dan nanti mengajari cucu ngaji di rumah.”

Ibu Namas adalah salah satu penduduk Kampung Aquarium, sebuah kampung nelayan di Penjaringan, Jakarta Utara. Di usia yang renta, ibu Namas ingin menyiapkan bekal di akhirat.
Bersama puluhan ibu nelayan lainnya, ibu Namas aktif di Majelis Taklim Nirunabi yang telah aktif sejak Agustus 2019 lalu. Setiap pekan, para ibu yang berprofesi nelayan atau istri dari nelayan itu, mendapaykan siraman ruhani dan mendengarkan tausyiah tentang agama Islam dalam kehidupan sehari hari. Semangat para ibu nelayan ini pun sangat luar biasa.

Sampai hari ini, huruf hijaiyah masih terasa asing. mereka tidak sempat mencicipi TPA di masa belianya. Para ibu nelayan itu membutuhkan Buku Iqra’, Al-Quran dan buku-buku agama untuk belajar baca Al-Quran dan mendalami agama Islam.

Ayo sahabat, bantu para ibu nelayan untuk bebas dari buta huruf Al-Quran dengan memberikan donasi terbaik untuk membeli Buku Iqra, Al-Quran dan buku-buku agama lainnya di Majelis Taklim Nirunabi. Sahabat, donasimu akan sangat berarti bagi ibu-ibu nelayan dan anak-anak mereka.

×

Assalamualaikum!

Ada yang bisa kami bantu?

Silahkan klik kontak di bawah untuk terhubung dengan Call Center kami via WhatsApp.

× Ada yang bisa kami bantu?